Me

Me

Senin, 31 Januari 2011

Mutiara Al-Hikam...

Zikir
Kata kata mutiara Al-hikam:Jangan meninggalkan zikir, kerana engkau belum selalu ingat kepada Allah di waktu berzikir, kelalaianmu terhadap Allah ketika tidak berzikir lebih berbahaya daripada kelalaianmu terhadap Allah ketika kamu berzikir.



Abdullah bin Abbas ra.berkata;Tiada suatu kewajipan yang di wajib oleh Allah pada hambaNya melainkan ada batas batasnya, kemudian bagi orang orang yang uzur di maafkan bila tidak dapat melakukannya, kecuali zikir maka tidak ada batas, dan tidak ada uzur yang dapat diterima untuk tidak berzikir, kucuali jika berubah akal (gila)


Firman Allah:
Yang mengingati Allah sambil berdiri dan sambil duduk dan sambil berbaring, dan memikirkan kejadian langit langit dan bumi (sambil berkata): “Hai Tuhan kami! Engkau tidak jadikan semua ini dengan sia sia! Maha suci Engkau! Lantaran itu peliharalah kami (daripada) siksa neraka” (Al Imran: 191)


Firman Allah :Kerana itu, ingatlah kamu kepada Ku nescaya aku ingat (pula) kepada mu dan bersyukurlah kepada Ku dan jangan lah kamu mengingkari (nikmat) Ku ( Al Baqarah 152)


Dalam Hadith Qursi:Allah berfirman:Aku selalu mengikuti sangkaan hambaKu terhadap diri Ku dan Aku selalu menyertainya ketika ia berzikir kepada Ku.

Sifat zahir melambangkan yang batin

Terjemahan kata kata mutiara Al-Hikam: Apa yang tersembunyi dalam rahsia ghaib, ia-itu yang berupa Nur Ilahi dan makrifat, pasti akan tampak bekas (pengaruhnya) pada anggota lahir.

Abu Hafash berkata: Bagusnya adab kesopanan lahir membuktikan adanya adab yang di dalam batin.

Rasulullah s.a.w. ketika melihat seorang yang bermain main dengan tangannya ketika sembayang maka Rasulullah s.a.w.bersabda:Andaikan khusyuk hati orang itu ,nescaya khusyuk semua anggota badannya.


Abu Thalib Almakky berkata :Allah telah menunjukkan tanda bukti seorang kafir, iaitu bila di sebut nama Allah saja,mereka mengejek dan enggan mahu menerima.


Firman Allah:Apabila disebut nama Allah saja (sendiri),cemas dan muak hati orang orang yang tak percaya kepada akhirat, sebaliknya bila di sebut nama nama selain nama Allah , merka gembira, menerima dan puas.(Az-Zumar:45).


Hajat kita Allah lebih mengetahui dan jangan meminta pertolongan dari yang lain

Terjemahan kata kata mutiara Al Hikam (Jangan berharap kepada sesuatu selain Allah): Jangan mengadu/meminta sesuata hajat kepada selain Allah, sebab ia sendiri yang memberi/menurunkan hajat itu kepadamu.Maka bagaimanakah sesuatu selain Allah akan dapat menyingkirkan sesuatu yang di letak oleh Allah. Siapa yang tidak dapat menyingkirkan bencana yang menimpa dirinya sendiri, maka bagaimanakah akan dapat menyingkir bencana dari lainnya.Tibanya sesuatu bencana itu menyebabkan engkau berhajat kepada bantuan pertolongan, maka dalam setiap hajat jangan mengharapkan selain daripada Allah, sebab selain sesuatu daripada Allah itu juga berhajat kepada seperti kau. Sebab siapa yang menyandar (menggantungkan nasib) pada sesuatu selain Allah, bererti tertipu oleh sesuatu bayangan khayal, sebab tidak ada yang tetap selain Allah yang selalu tetap kurnia dan nikmat rahmatnya kepadamu..

Bukti kuasa Allah yang luar biasa

Kata kata mutiara Al-hikam (berkaitan bukti kekuasan Allah) : Diantara bukti-bukti yang menunjukan adanya kekuasaan Allah yang luar biasa ialah dapat menghijab engkau daripada melihat kepadaNya dengan hijab yang tidak ada wujudnya (yakni: Bayang-bayangan hijab) di sisi Allah.
Bayangan tergantung

Sepakat para arifin bahawa segala sesuatau selain Allah tidak ada, ertinya:tidak dapat disamakan adanya sebagaimana adanya Allah, sebab adanya alam terserah kepada kurnia Allah, bagaikan adanya bayangan yang tergantung selalu kepada benda yang membayanginya. Maka siapa yang melihat bayangan dan tidak melihat kepada yang membayangainya, di sini terhijabnya.

Firman Allah:Segala sesuatu rosak hancur kecuali zat Allah.

Takdir

Terjemahan Al Hikam: Kekerasan semangat/perjuangan itu, tidak dapat menembus tirai takdir, kekeramatan atau kejadian-kejadian yang luar biasa dari seorang wali itu, tidak dapat menembus keluar dari takdir, maka segala apa yang terjadi semata-mata dengan takdir Allah.

Manusia tak ada kehendak

Firman Allah:

1. ”Dan tiadalah kamu berkehendak, kecuali apa yang dikehendaki Allah, Tuhan yang mengatur seisi alam (at-Takwir: 29).

2. “Dan tiada kamu mengkendak kecuali apa yang di kehendaki oleh Allah.Sungguh Allah Maha Mengetahui lagi Bijaksana.(Al Insan:30).

Nikmat wujud dan nikmat keperluan hidup

Terjemahan kata mutiara kitab Al-Hikam: Pada pertamanya Allah memberi kepadamu nikmat mewujudkan (menjadikan); kemudian nikmat yang kedua: Melengkapi keperluan-keperluan wujudmu yanhg terus menerus (yang kedua: terus menerusnya bantuan Allah kepadamu.)

Firman Allah:

Wa assbagha ‘alaikum ni’matun dha hiratun wa ba thinat

Allah menuangkan kepada mu nikmat lahir dan batin yang terang dan samar, yang terasa dan tidak terasa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar